Apa Itu ETF Emas? Ini Cara Kerja, Contoh, dan Bedanya dengan Emas Fisik

Kholida QothrunnadaKholida QothrunnadaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

Apa Itu ETF Emas? Ini Cara Kerja, Contoh, dan Bedanya dengan Emas Fisik

Exchange Traded Fund (ETF) emas adalah adalah salah satu jenis ETF yang unitnya bisa dibeli dan dijual di bursa saham. Kita bisa dengan mudah beli unit ETF-nya melalui aplikasi sekuritas selama jam pasar buka.

ETF emas ini akan cocok bagi mereka yang mau punya emas, tapi malas untuk beli fisiknya. Alasannya bisa karena ribet, takut dicuri, atau bingung cari tempat aman buat menyimpannya. Pelajari lebih lanjut seputar ETF emas hingga cara belinya di bawah ini.

Memahami ETF Emas dan Cara Kerjanya

Menurut National Institute of Securitites Markets (NISM), ETF emas merupakan "dana" berisi emas batangan asli yang nilainya naik-turun menyesuaikan harga pasar. Sama dengan emas, ETF perak juga sama saja (isinya perak batangan nilainya mengikuti harga perak.

Baca juga: Cara Analisis Teknikal Saham untuk Pemula: MA, RSI, dan MACD

ETF sendiri adalah kumpulan investasi mirip "reksa dana" yang bisa dibeli-jual langsung di bursa saham.

Dengen beli ETF emas, unitnya bisa dijual belikan sama seperti kita jual-beli saham biasa.

Supaya lebih gampang, Gotrade beri conoth analoginya:

Baca juga: Waspada Penipuan Mengatasnamakan Gotrade: Kenali Modusnya & Lindungi Dirimu

Dengan kita beli ETF, nanti akan ada perusahaan pengelola dananya. Ibaratnya mereka nilang: "Sini, uang kalian kami kumpulkan, nanti kami belikan emas batangan sungguhan dan kami simpan di brankas yang aman. Sebagai gantinya, kalian akan kami kasih 'kertas bukti kepemilikan'.

Nah, kertas bukti itulah nantinya yang disebut itulah unit ETF-nya. Jadi, kalau kita pakai ETF kita nggak perlu repot beli dan menyimpan emasnya secara fisik.

Cara Kerja ETF Emas

Sederhananya, investor akan menerima unit ETF yang nilainya bergerak mengikuti harga pasaran. Kemudian, unit-unit tersebut diperjualbelikan di bursa saham.

Umumnya, ETF emas digunakan untuk pelengkap diversifikasi portofolio bagi investor. ETF ini dijadikan alat pelindung kalau nilai saat kondisi ekonomi tidak menentu. Makannya ETF ini seringnya bukan sebagai aset utama satu-satunya.

Imbal Hasil ETF Emas

Ilustrasi imbal hasil ETF emas.

Contoh ETF Emas

Contoh ETF emas global terkenal.

Perbandingan Investasi ETF Emas dan Emas Fisik

Berikut adalah tebal penjelasan beberapa keunggulan dan kelemahan antara ETF emas dan emas fisik biasa, mulai dari aspek harga, penyimpanan, hingga likuiditasnya.

tabel perbedaa emas fisik dan etf emas.jpg

Apakah Lebih Baik Membeli Emas Fisik atau ETF Emas?

Jawabannya akan tergantung pada tujuan dan gaya investasi setiap orang.

  • Emas fisik: cocok untuk kamu yang ingin kepemilikan langsung serta siap mengurus penyimpanan hingga asuransinya sendiri. Instrumen ini pas buat simpanan nilai jangka panjang.

  • ETF emas: lebih cocok untuk kamu yang mengutamakan kepraktisan. Karena transaksi cepat lewat bursa, biaya lebih ringan, dan nggak perlu repot menyimpan barang fisik. Instrumen ini sering digunakan sebagai pelengkap diversifikasi portofolio (bukan aset utama satu-satunya).

Cara Beli ETF Emas

Membeli ETF emas sebenarnya tidak jauh berbeda dengan membeli saham pada umumnya. Kamu bisa beli ETF emas seperti GDX melalui aplikasi Gotrade.

Aplikasinya bisa diunduh lewat App Store maupun Google Play Store. Setelah itu, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Buka aplikasi Gotrade, lalu login. Kalau belum punya akun? Jangan lupa daftar dulu ya.

  2. Jika sudah berhasil login akun, klik "GDX" di kolom pencarian.

  3. Masukkan nominal atau jumlah berapa unit yang ingin dibeli.

  4. Cek kembali detail order, pastikan sesuai.

  5. Konfirmasi sesuai harga pasar saat itu.

ETF emas ini juga bisa dipantau dan diperjualbelikan lewat aplikasi, seperti saham AS pada umumnya. Di Gotrade, fokus ETF emasnya ada pada VanEck Gold Miners ETF (GDX). GDX itu ETF emas yang berisi saham perusahaan tambang emas global.

Untuk ETF emas di Gotrade paling pas biasanya dimanfaatkan sebagai:

  • Pelengkap diversifikasi: Cara untuk menyebar risiko investasi dalam portofolio agar tidak bertumpu pada satu jenis aset saja.

  • Penyeimbang aset saham: untuk menambah variasi di luar kepemilikan saham.

  • Pilihan investasi lain yang bisa dipakai saat kondisi pasar sedang tidak menentu.

Tips Memilih ETF Emas

Dirangkum dari Investopedia, sebelum membeli ETF emas, apalagi saat harga emas sedang tinggi-tingginya kita perlu memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Perhatikan Biaya Tahunan (expense ratio): Semakin kecil biayanya, maka akan besar juga keuntungan yang bisa dinikmati dalam jangka panjang.

  2. Ukuran dan Popularitas Dana (AUM): Pilih ETF yang dananya besar dan populer atau banyak diminati. Karena semakin aktif diperdagangkan, maka akan mudah dibeli-jual tanpa mempengaruhi harga secara signifikan.

  3. Tracking Harga Pasar: ETF yang bagus akan bergerak seiras dengan harga emas asli. Kalau selisihnya besar, artinya performanya kurang mencerminkan harga emas sebenarnya.

  4. Jenis Penyimpanannya: Ketahui apakah ETF benar-benar menyimpan emas fisik di brankas, atau cuma mengikuti harga emas lewat instrumen turunan (bukan emas yang asli). Ini bisa memengaruhi tingkat keamanan dan kepercayaan investasi..

  5. Ketahui Aturan Pajak yang Berlaku: Keuntungan dari ETF emas bida terkena pajak berbeda-beda. Hal ini bergantung dari negara dan jenis akun investasi. Maka dari itu, cek dulu atau tanya ke penasihat pajak sebelum membeli.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google
Kholida Qothrunnada
Ditulis oleh
Kholida Qothrunnada
Kholida Qothrunnada adalah konten strategis dan editor lulusan Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Multimedia Jurnalistik. Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun bekerja di media nasional sebagai reporter di bidang ekonomi dan bisnis. Memiliki minat untuk mendalami konten seputar keuangan, fintech, saham, dan kripto.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut
Welcome Rewards

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade